Tampilkan postingan dengan label IC Digital. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IC Digital. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Desember 2009

IC Digital Project : Up/Down Counter

.
DataSheet IC 74HC192, IC 74HC193, dan IC 74LS47.

Perancangan alat ini, bisa menggunakan Mikrokontroller maupun IC digital.
Kali ini akan saya bahas Up Down Counter dgn menggunakan IC digital 74HC192 tampilan berupa Seven Segmen menggunakan IC 74LS47.

Coba bandingkan pada data sheet antara 74HC192 dgn 74HC193, yang saya buat dulu menggunakan IC 74HC193. Simulasi tampilan Seven segmen dengan data BCD silahkan lihat dilink ini (tampilan 0-9 sesuai dengan IC 74LS47).

Sebelum memulai sebaiknya baca dulu posting berikut:
* Display : 7-Segmen dan 16-Segmen
* IC Digital : 74LS47 BCD to 7-Segmen
* IC Digital : 74HC192 Up/Down Counter

7-Segmen yang digunakan adalah Single 7-Segmen Common Anode:







Schematic untuk Up/Down Counter :

Met Mencoba ;)

IC Digital : 74HC192 Up/Down Counter

.
DataSheet IC 74HC192 dan IC 74HC193.

Dengan menggunakan IC digital, dapat dirancang alat Up/Down Counter.
Up Down Counter yaitu Counter (pencacah) yang bisa menghitung naik (Count Up) dan menghitung turun (Count Down) aplikasinya antara lain :
- Jam Digital
- Stopwatch
- RPM counter
- Tachometer
- Product counter
- dll

Konfigurasi Pin IC 74HC192 sebagai berikut :
Pin Input :
CPd, CPu, MR, ^PL, D0-D3.
Pin Output:
Q0-Q3, ^TCu, ^TCd.






  • CPd (Count Down Clock Input) dan CPu (Count Up Clock Input) berfungsi sebagai input clock yg akan memicu (trigger) penghitungan Down atau Up, pemicuan akan terjadi jika pada pin ini terjadi perubahan logika LOW-to-HIGH atau PGT (Positif Going Transition), Baca Flip-Flop Lecture. Penggunaan CPd dan CPu tidak boleh bersamaan, jika CPd diberikan Clock maka CPu harus HIGH dan sebaliknya jika CPu diberikan Clock maka CPd harus HIGH. Pemberian Clock pada CPu dan CPd secara bersamaan menyebabkan kesalahan pada outputnya.
  • MR (Master Reset) Logika 1 pada pin MR dan input lainnya don't care kecuali input CPd menyebabkan output Q0-Q3 logika 0, dan ^TCu logika 1. Output ^TCd memiliki logika yang sama dengan input CPd.
  • ^PL (Paralel Load) berfungsi untuk memberikan nilai pada output Q0-Q3 dari input D0-D3 secara paralel, nilai ini dapat di set sebagai nilai awal sebelum di Counting Up/Down. Saat mode Count Down (CPu HIGH) jika ^PL logika 0 maka ^TCd akan berlogika 0 saat input D0-D3 logika 0 dan CPd logika 0. Saat mode Count Up (CPd HIGH) jika ^PL logika 0 maka ^TCu akan berlogika 0 saat input D0 dan D3 logika 1 dan CPu logika 0.
  • D0-D3 berfungsi sebagai data input paralel.
  • Q0-Q3 Flip flop output.
  • ^TCd (Borrow) dan ^TCu (Carry) berfungsi sebagai output indikator yang menunjukkan bahwa counting telah mencapai 0 (^TCd) atau telah mencapai 9 (^TCu). Terminal ini bisa digunakan sebagai pemicu pin MR atau ^PL untuk mereset counting atau digunakan oleh Flip-flop lainnya sebagai sumber Clock.
Asynchronous / asinkron pada input MR dan ^PL maksudnya adalah jika logika input MR ataupun ^PL berubah maka akan langsung mempengaruhi logika pin output tanpa menunggu sinyal Clock (sinyal peng-sinkron) dari Input CPd maupun CPu.

Contoh mode Parallel Load input :
Misal anda merancang alat Count Down dan nilai awal adalah 9 (BCD = 1001) maka :
  • Berikan nilai konstan/tetap yaitu D3 = 1, D2 = 0, D1 = 0, D0 = 1.
  • Saat ^PL berlogika 0 dan MR logika 1 maka Q0-Q3 = D0-D3.
  • Lalu ^PL berlogika 1 dan MR logika 1 kemudian berikan sinyal Clock pada CPd.
  • maka akan Count Down 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1, 0.
  • Saat nilai 0 (BCD = 0000), terminal ^TCd berlogika 0.
Met Mencoba ;)

IC Digital : 74LS47 BCD to 7-Segmen Decoder

.
DataSheet IC 74LS47.

IC ini berfungsi untuk mengubah data BCD sehingga dapat ditampilkan ke 7-Segmen dan 7-Segmen yang digunakan untuk IC 74LS47 adalah 7-Segmen Common Anoda. BCD adalah data digital terdiri dari 4 digit dan nilai desimalnya antara 0-9 sedangkan nilai di atas 9 digunakan sebagai tanda atau indikator lainnya.







Konfigurasi Pin IC 74LS47 sebagai berikut :
Pin input yaitu :
A0-A3, ^RBI, ^BI, ^LT.
Pin Output :
^a-^g, ^RBO.

Pin yang membingunkan adalah pin ^BI/^RBO karena pada 1 pin tertulis Blank Input dan Riple Blank Output, dan agar tidak bingung harus di lihat juga tabel kebenaran penggunaan pin setiap IC.













  • A0-A3 input data BCD terdiri dari 4 digit.
  • ^a-^g adalah output ke 7-Segmen yang merupakan open kolektor sehingga memiliki arus cukup besar (24 mA) dan merupakan rendah aktif yaitu ON jika berlogika 0.
  • ^LT (Lamp Test) berfungsi untuk mengecek lampu/LED setiap segmen (segmen a-g), jika pin ^LT berlogika 0, ^BI berlogika 1, dan input lainnya don't care maka output ^a-^g berlogika 0 yaitu lampu segmen akan ON.
  • ^RBI (Riple Blank Input), Jika input ^RBI, A0-A3 , dan ^LT berlogika 0 maka output ^a-^g berlogika 1 yang berarti segmen OFF. Ketika menggunakan mode ini pin ^BI/^RBO digunakan sebagai indikator (output) yaitu pin ^RBO akan memiliki logika yang sama dengan ^RBI. Jika input ^RBI logika 0 maka output ^RBO logika 0 jika input ^RBI logika 1 maka output ^RBO logika 1.
  • ^BI (Blank Input) Jika pin ini berlogika 0, apapun logika pada input yang lain maka output ^a-^g akan berlogika 1. Dengan menggunakan pin ini misalkan menggunakan timer atau PWM, tampilan 7-Segmen akan berkedap-kedip (On-Off).
Dari gambar tersebut juga terlihat bahwa data BCD yang dapat ditampilkan yaitu angka 0-9 saja sedangkan data 10, 11, 12, 13, 14, dan 15 tidak dapat ditampilkan.
Anda harus mengubah data 10, 11, 12, 13, 14, dan 15 atau heksadesimal A, B, C, D, E, dan F ke data BCD 0-9 sebelum di tampilkan ke seven segmen dengan IC 74LS47.

Topik yang Populer